Lê Công Vinh, salah satu striker terbaik dalam sejarah sepak bola
Vietnam, mencapai tonggak signifikan dalam karirnya dengan bergabung dengan Hokkaido Consadole Sapporo di J-League 2 Jepang. Kepindahannya ke Jepang tidak hanya menaikkan posisi dirinya sebagai pemain, tetapi juga menciptakan kesempatan bagi pemain Vietnam lainnya untuk berkarir di luar negeri.
Awal Karier dan Kepindahan ke Jepang
Sebelum bergabung dengan Consadole Sapporo, Lê Công Vinh telah membangun reputasi yang kuat di Vietnam, khususnya dengan Song Lam Nghe An. Pada Juli 2013, ia secara resmi dipinjamkan ke Consadole Sapporo, sebuah klub yang pada saat itu berkompetisi di J-League 2, dengan harapan bisa membantu tim mencapai promosi ke J-League 1.
Debut dan Kontribusi Awal
Debut Lê Công Vinh berlangsung pada 21 Agustus 2013 dalam pertandingan melawan Ehime FC. Meskipun hanya turut bermain pada lima menit terakhir, ia berhasil memberikan assist yang berujung pada gol, menunjukkan dampak positifnya meskipun dengan waktu bermain yang terbatas.
VFF
Gol Pertama dan Performa Menonjol
Gol pertama Lê Công Vinh untuk Sapporo tercipta pada 22 September 2013 saat menghadapi V-Varen Nagasaki. Ia mencetak gol dengan sundulan pada menit ke-15, walaupun kemudian mendapatkan kartu merah pada menit ke-36. Gol ini menandai kontribusi signifikan pertamanya dalam usaha tim meraih promosi.
Momen Berkesan Lainnya
Pada 10 November 2013, Lê Công Vinh berhasil mencetak gol penalti yang memastikan kemenangan 1-0 atas Vissel Kobe, yang saat itu menduduki peringkat kedua. Kemenangan ini menjaga harapan Sapporo untuk maju ke babak play-off promosi.
Akhir Masa Pinjaman dan Harapan Masa Depan
Walaupun masa pinjamannya berakhir pada akhir musim 2013, Lê Công Vinh mengungkapkan keinginannya untuk terus bermain di Sapporo selama satu hingga tiga tahun ke depan. Namun, karena terikat kontrak dengan Song Lam Nghe An, kelanjutan kariernya di Jepang memerlukan negosiasi lebih lanjut antara kedua klub.
Dampak dan Warisan
Kehadiran Lê Công Vinh di J-League 2 membuka pandangan dunia terhadap potensi pemain Vietnam. Ia tidak hanya meningkatkan profil pemain Vietnam di pentas internasional, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk berani mengejar karir di luar negeri.