Manchester United (MU) sedang mengalami musim yang sangat
menantang. Dengan posisi yang kurang memuaskan di liga domestik dan eliminasi dari beberapa kompetisi, Liga Europa kini menjadi prioritas utama Setan Merah untuk meraih trofi di musim ini.
Performa MU di Liga Domestik
Saat ini, MU berada di posisi ke-14 di Liga Primer Inggris. Serangkaian hasil buruk, termasuk kekalahan oleh Fulham di Piala FA, meningkatkan tekanan bagi manajer Ruben Amorim dan timnya. Kritik tajam datang dari berbagai sumber, termasuk legenda klub Wayne Rooney, yang berpendapat bahwa banyak pemain perlu pergi dari klub untuk memperbaiki performa.
TALKSPORT
Liga Europa: Harapan Terakhir untuk Trofi
Dengan kondisi domestik yang kurang baik, Liga Europa menjadi kesempatan berharga bagi MU untuk meraih trofi di musim ini. Mereka telah mencapai babak 16 besar dan dijadwalkan untuk menghadapi Real Sociedad. Pertandingan ini menjadi penting bagi MU untuk membuktikan kemampuan mereka di level Eropa.
Jadwal Pertandingan Liga Europa
MU akan menjalani laga leg pertama babak 16 besar Liga Europa melawan Real Sociedad pada 6 Maret 2025. Leg kedua dijadwalkan pada 13 Maret 2025.
MAN UTD
Tantangan dan Peluang
Walau performa domestik kurang menggembirakan, MU memiliki sejarah yang kuat di kompetisi Eropa. Dengan skuad yang berpengalaman dan dukungan yang fanatik dari para pendukungnya, mereka memiliki potensi untuk bersaing di Liga Europa. Namun, konsistensi dan mentalitas juara harus ditingkatkan untuk menghadapi tim-tim kuat lainnya.
Respon Manajer terhadap Kritik
Menanggapi kritik dari Wayne Rooney, manajer Ruben Amorim menegaskan bahwa ambisi klub tetap tinggi. Ia menolak anggapan bahwa target untuk memenangkan liga adalah sesuatu yang tidak realistis, meskipun mengakui bahwa saat ini fokusnya adalah untuk meningkatkan performa tim.
REUTERS
Dukungan dan Harapan Fans
Para pendukung MU berharap agar tim favorit mereka dapat bangkit kembali dan menunjukkan performa terbaik di Liga Europa. Trofi di kompetisi ini tidak hanya akan menambah koleksi gelar klub, tetapi juga mengembalikan kepercayaan diri tim dan penggemar setelah musim yang penuh liku.